SALAM JUMPA KENAL
Adalah seorang saya yang tidak sangat cerdas juga tidak sangat bodo,wajar,normal lumrah pada umumnya.Aku ngeblog banyak motivasi nya belajar,iseng,coba-coba biar di tuduh agak ngikuti jaman yang serba berkembang,nggaya biar kaya orang-orang sekolahan.Tapi kata salah satu lembaga survey di Indonesia,menyatakan 80 % pengguna internet di Indonesia sebagai “ GAYA HIDUP “ dan belum optimal penggunaan internet untuk fungsi lain ( bukan kata saya ....) mungkin saya adalah salah satu dari kelompok itu.Motivasi laen sih...bnyak,Cuma kalo di posting yakin 100 % gak di baca orang,ini aja tahu ! ada yang baca ato gak.Pengen nya seh kaya om pencetus BLOG dari USA pada tahun 2001,yang sekarang dah di akuisisi ma google hebat,pencetus jejaring sosial yang se abrek dan yang kesohor FB, he...he... mimpi kali....... .Terlepas dari motivasi q yang amburadul sebenarnya seh aq pengen “ sesuatu “ dari berinternet,Cuma malu mo ngomong di sini.Mungkin tu ntar jadi nyata tergantung kita dan Tuhan.Harapan q lewat blog ini aq akan lebih dari sebelumnya,banyak belajar dari para netter dan bloger-bloger kelas wahid dan para pakar IT kaya kang Ono dosen pasca sarjana di HARVARD University yang ketika itu punya gagasan cerdas dengan meluncurkan RT/RW net di tolak oleh penguasa negara ketika itu.Aq punya seh temen-temen pakar dalam dunia teknologi informasi cuma gak se kaliber om Roy suryo yang sudah banyak ngebantuin POLRI pecahin soalan dari yang ecek ecek ampe kelas cyber crime.Aku kaya orang pinter aja ngomong nya....gak apa lah kalo gak pinter ya....minimal kaya orang pinter.Nama temen-temenku yang jadi pakar IT dah pada pulang kampung ngurusi wedhus nya beranak......lumayan wat tambah napas sesaat,kroni kroni q yang pakar ialah PAKARdi,PAKARyono ame PAKARjo....
Ok temen temen yang hebat lagi budiman aq nge BLOG di “ militerinfo “ barang kali para pengunjung yang tertarik mari “ KITA BERBAGI “.Aku tunggu saran,sumbangan atau posting apapun ke MILITER INFO,apa lagi sumbangan keras berupa wang tunai ato almari kayu jati,mobil pun ikhlas kami menerima nya.Aq juga bisa bantu2 kalo ada temen butuh2 barang militer....biasa jadi calo wat ngasep neh mulut.Tentang q I’m military if U need some think about military equipment please call me at 0812-9441501/021-78844442.
Terima kasih kawan atas mampir nya,sukses wat semua.salam !
KOMANDO !
WELCOME 2 INFO MILITER
MENURUT ANDA,TNI (Tamtama & Bintara)SUDAH SEJAHTERA DARI PANDANGAN SEBUAH NEGARA ?
Senin, 29 November 2010
Minggu, 21 November 2010
SELAMAT ULANG TAHUN KORPS MARINIR KE 65
http//militerinfo.blogspot.com
MANUSIA TERBANG

militerinfo
SAYAP KONTAK
Selama ini, manusia terus berkhayal agar “bisa terbang” di angkasa seperti burung. Khayalan ini mungkin segera akan bisa terwujud. Sebab kini, para ilmuwan Jerman telah menciptakan suatu “sayap kontak” yang ditambatkan dibadan, dengan menggunakan sayap buatan ini, maka pasukan khusus dapat terbang di angkasa, menyusup ke daerah musuh, dan mungkin dapat mencapai hasil pertempuran di luar dugaan.
Akurat, kedap suara dan tersembunyi.
Terbetik berita, bahwa sayap keras yang memiliki fungsi tersembunyi ini khusus dikembangkan oleh perusahaan ESG Jerman untuk pasukan khusus. Sayap yang diciptakan ini mirip dengan sepasang sayap pesawat selebar 6 kaki, dapat memungkinkan penerjun meluncur atau terbang dengan kecepatann maksimum 120 mil/jam, dan dapat mengangkut peralatan seberat 200 pon.
Produsen sayap buatan ini menyebutkan, bahwa sayap ESG memiliki kemampuan “100 % kedap suara”, “sangat sulit” dilacak oleh radar. Dan menurut penuturan ESG, bahwa pada pengembangan berikutnya sayap itu akan “dipasang suatu alat turbojet kecil”, dengan maksud lebih memperluas jangkauan geraknya.
Seorang pelopor terjun bebas asal Austria pernah mendemonstrasikan teknik yang menakjubkan ini. Dia terjun dari atas pesawat pada ketinggian 3000 mil di angkasa, dan 12 menit kemudian mendarat dengan selamat di dekat kota pelabuhan utara Perancis.
Ketika itu dia mengenakan setelan kinetik udara, memikul dan menambatkan sebuah sayap selebar 6 kaki, dia terbang melintasi laut dengan kecepatan 220 mil/jam, dan setiap maju 6 kaki di angkasa dia meluncur turun 1 kaki secara vertical. Saat berjarak di ketinggian 1000 kaki dari permukaan bumi, dia membuka parasutnya dan mendarat dengan selamat.
Pasukan khusus semakin kuat
Kini, para ilmuwan menyadari sayap kontak ini memiliki “potensi yang penting” dalam melaksanakan misi rahasia militer. Saat ini, pasukan khusus seperti angkatan udara kerajaan Inggris (SAS) masih mengandalkan berbagai macam teknik terjun payung, yaitu saat mendarat di posisi belakang musuh mungkin harus menerjunkan pasukannya melalui helikopter.
Dengan penggunaan sayap buatan ini, pasukan khusus yang memakai “sayap kontak” model ikat ini bisa diterjunkan ke daerah belakang musuh dengan lebih mudah. Sayap tunggal yang berserat karbon ringan ini dapat menerjunkan pasukan khusus dari ketinggian, meluncur dengan kecepatan 120 mil/jam, dapat mendarat dengan aman dalam keadaan nyaris tidak akan diketahui musuh.
Dengan bantuan persediaan oksigen, alat stabilisasi dan navigasi, pasukan khusus yang memakai sayap tetap ini dapat terjun ke daerah yang agak jauh dari garis musuh atau terjun dari atas sebuah pesawat angkut dari atas. Lagipula, pesawat bisa terbang mengikuti jalur penerbangan niaga, bisa terhindar dari pengamatan atau dicurigai musuh. Karena pesawat dapat terbang di luar jarak target musuh, sehingga dengan demikian, pasukan-pasukan khusus yang memakai “sayap kontak” yang didrop atau diterjunkan ini sangat aman.
(Sumber: Tom Tek)
Akurat, kedap suara dan tersembunyi.
Terbetik berita, bahwa sayap keras yang memiliki fungsi tersembunyi ini khusus dikembangkan oleh perusahaan ESG Jerman untuk pasukan khusus. Sayap yang diciptakan ini mirip dengan sepasang sayap pesawat selebar 6 kaki, dapat memungkinkan penerjun meluncur atau terbang dengan kecepatann maksimum 120 mil/jam, dan dapat mengangkut peralatan seberat 200 pon.
Produsen sayap buatan ini menyebutkan, bahwa sayap ESG memiliki kemampuan “100 % kedap suara”, “sangat sulit” dilacak oleh radar. Dan menurut penuturan ESG, bahwa pada pengembangan berikutnya sayap itu akan “dipasang suatu alat turbojet kecil”, dengan maksud lebih memperluas jangkauan geraknya.
Seorang pelopor terjun bebas asal Austria pernah mendemonstrasikan teknik yang menakjubkan ini. Dia terjun dari atas pesawat pada ketinggian 3000 mil di angkasa, dan 12 menit kemudian mendarat dengan selamat di dekat kota pelabuhan utara Perancis.
Ketika itu dia mengenakan setelan kinetik udara, memikul dan menambatkan sebuah sayap selebar 6 kaki, dia terbang melintasi laut dengan kecepatan 220 mil/jam, dan setiap maju 6 kaki di angkasa dia meluncur turun 1 kaki secara vertical. Saat berjarak di ketinggian 1000 kaki dari permukaan bumi, dia membuka parasutnya dan mendarat dengan selamat.
Pasukan khusus semakin kuat
Kini, para ilmuwan menyadari sayap kontak ini memiliki “potensi yang penting” dalam melaksanakan misi rahasia militer. Saat ini, pasukan khusus seperti angkatan udara kerajaan Inggris (SAS) masih mengandalkan berbagai macam teknik terjun payung, yaitu saat mendarat di posisi belakang musuh mungkin harus menerjunkan pasukannya melalui helikopter.
Dengan penggunaan sayap buatan ini, pasukan khusus yang memakai “sayap kontak” model ikat ini bisa diterjunkan ke daerah belakang musuh dengan lebih mudah. Sayap tunggal yang berserat karbon ringan ini dapat menerjunkan pasukan khusus dari ketinggian, meluncur dengan kecepatan 120 mil/jam, dapat mendarat dengan aman dalam keadaan nyaris tidak akan diketahui musuh.
Dengan bantuan persediaan oksigen, alat stabilisasi dan navigasi, pasukan khusus yang memakai sayap tetap ini dapat terjun ke daerah yang agak jauh dari garis musuh atau terjun dari atas sebuah pesawat angkut dari atas. Lagipula, pesawat bisa terbang mengikuti jalur penerbangan niaga, bisa terhindar dari pengamatan atau dicurigai musuh. Karena pesawat dapat terbang di luar jarak target musuh, sehingga dengan demikian, pasukan-pasukan khusus yang memakai “sayap kontak” yang didrop atau diterjunkan ini sangat aman.
(Sumber: Tom Tek)
PESAWAT INTAI INDONESIA
militerinfo
Ia menambahkan bahwa saat ini sudah ada "lampu hijau" dari Departemen Pertahanan (Dephan) untuk menjembatani hasil riset militer dari mahasiswa.
Sementara itu, dari puluhan teknologi yang dipamerkan, pesawat pengintai mini bernama "Quad Rotor" hasil karya Balitbang Dephan, paling diminati penonton.
Pesawat buatan Dian Hakim tersebut, mampu mengintai musuh tanpa terdeteksi dari ketinggian 700 meter di atas permukaan laut.
"Selain tidak terdekteksi, pesawat ini juga bisa diaplikasikan disemua medan. Jadi jika kita ingin mengintai musuh di laut, kita bisa mengetahui lokasi musuh dengan cara menerbangkan `Quad Rotor` ini," katanya menjelaskan.
Gambaran lokasi musuh tersebut dilihat melalui sebuah alat sensor yang ada di dalam pesawat.
Disamping Quad Rotor, teknik pengendaali misil yang dibuat oleh Subchan,Ph.D, dosen FMIPA ITS, juga tidak kalah menariknya.
Pengendali misil yang dibuatnya mampu melakukan penyerangan target diam tanpa terdeteksi oleh radar.
"Pengendali ini bisa juga digunakan untuk menakuti kapal asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia," tuturnya.
PESAWAT INTAI BUATAN ANAK NEGERI
Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya menggelar pameran teknologi militer "Indonesian Military Teknologi" (IMTE) buatan anak negeri, di Surabaya, Rabu.
Ketua pelaksana IMTE Bandung Arry Sanjoyo,M.IKomp,mengatakan, pameran teknologi militer yang pertama kali diadakan di Indonesia ini bertujuan untuk bisa mendidik siswa lebih peka terhadap tantangan masalah yang dihadapi Tentara Nasional Indonesia (TNI), terutama dalam persenjataan.Ia menambahkan bahwa saat ini sudah ada "lampu hijau" dari Departemen Pertahanan (Dephan) untuk menjembatani hasil riset militer dari mahasiswa.
Sementara itu, dari puluhan teknologi yang dipamerkan, pesawat pengintai mini bernama "Quad Rotor" hasil karya Balitbang Dephan, paling diminati penonton.
Pesawat buatan Dian Hakim tersebut, mampu mengintai musuh tanpa terdeteksi dari ketinggian 700 meter di atas permukaan laut.
"Selain tidak terdekteksi, pesawat ini juga bisa diaplikasikan disemua medan. Jadi jika kita ingin mengintai musuh di laut, kita bisa mengetahui lokasi musuh dengan cara menerbangkan `Quad Rotor` ini," katanya menjelaskan.
Gambaran lokasi musuh tersebut dilihat melalui sebuah alat sensor yang ada di dalam pesawat.
Disamping Quad Rotor, teknik pengendaali misil yang dibuat oleh Subchan,Ph.D, dosen FMIPA ITS, juga tidak kalah menariknya.
Pengendali misil yang dibuatnya mampu melakukan penyerangan target diam tanpa terdeteksi oleh radar.
"Pengendali ini bisa juga digunakan untuk menakuti kapal asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia," tuturnya.
BY ANTARANEWS.COM
PERBANDINGAN PERSENJATAAN
militerinfo
Perbandingan Persenjataan
- Alutsista jenis tank, Indonesia hanya memiliki 350 unit kalah dari Singapura 450 unit meski luas wilayah Indonesia hampir 3.000 kali lebih besar dari Singapura.
Di Asia Tenggara, jumlah tank yang dimiliki TNI AD hanya berada di posisi keempat setelah Vietnam 1.935 unit, Thailand 848 unit, Singapura 450 unit, dan Indonesia 350 unit.
Untuk Malaysia tidak disebutkan jumlah kepemilikan tank- nya namun yang jelas di bawah Indonesia. Untuk kemampuan dukung tank terhadap personel AD-nya, Singapura masih teratas sedangkan Indonesia di posisi keenam.
- Untuk kekuataan artileri yang dimiliki TNI AD jauh lebih banyak dari Singapura dengan jumlah mencapai 1.060 unit artileri yang digolongkan menjadi dua kategori jenis T dan Mortir. Keunggulan artileri Singapura adalah karena terdiri dari berbagai ragam artileri.
Di Asia Pasifik, dengan jumlah artileri sebanyak itu Indonesia hanya di posisi ke-13. Di negara Asia Tenggara, Indonesia di urutan ketiga setelah Vietnam (3.040 artileri) dan Thailand 2.473 artileri.
Dengan demikian kemampuan dan jumlah artileri yang dimiliki Malaysia berada di bawah ketiga negara ini.
- Di Asia Tenggara hanya ada tiga negara yang memiliki kapal selam yaitu Indonesia (2 unit SSK), Singapura (3 unit SSK), dan Vietnam (2 unit SSI). Malaysia tidak disebutkan memiliki kapal selam.
SSK adalah kapal yang dimiliki Indonesia dan Singapura yang dapat dikategorikan tactical submarine berjenis SSK (patrol submarine) dilengkapi anti submarine warfare (ASW). Sementara SSI adalah kapal selam tenaga diesel.
- Untuk kapal perang jenis PSC, di Asia Tenggara Indonesia teratas dengan jumlah PSC 29 unit disusul Thailand, Vietnam dengan 11 PSC, Malaysia 11 unit PSC, dan Singapura 6 unit PSC.
Namun untuk kapal perang jenis PCC, Malaysia berad di peringkat atas dengan 185 unit disusul Thailand 110 unit sementara Indonesia hanya 23 unit yang terdiri dari 11 buah bertipe kapal patroli biasa dilengkapi senjata kaliber 20 mm, 4 unit lainnya diklasifikasikan dalam kapal patroli cepat dilengkapi SSM, 4 unit kapal patroli dilengkapi torpedo anti-submarine, dan sisanya 4 unit kapal patroli biasa.
- Secara umum untuk total pesawat tempur TNI-AU berjumlah 247 unit, RSAF (Angkatan Udara) Singapura 153 unit. Meski lebih banyak namun 53 persen pesawat tempur TNI-AU itu dikategorikan fighter dibandingkan milik Singapura. Di Asia Tenggara, Indonesia terbanyak dimana posisi kedua Vietnam 204 unit pesawat fighter dan Thailand (posisi keempat) 87 unit pesawat.
Malaysia tidak disebutkan namun yang jelas di bawah dari keempat negara yang disebutkan di atas. Jenis pesawat fighter TNI-AU terdiri atas F-5, F-16, Sukhoi, Su-30, dan 2 unit Su-27, F-5, dan berbagai jenis lainnya.
- Untuk helikopter yang dimiliki TNI-AU hanya 38 unit terdiri atas dua jenis Assault dan Transport (tipe NAS-332L Super Puma serta NAS-330 Puma). Di Asia Tenggara, jumlah terbanyak helikopter dimiliki Singapura 110 unit, lalu AU Filipina 80 unit. Indonesia berada di peringkat ketujuh dari 10 negara Asia Tenggara. Malaysia tidak disebutkan apakah dibawah Indonesia atau diatasnya. (aco)
Perbandingan Persenjataan
- Alutsista jenis tank, Indonesia hanya memiliki 350 unit kalah dari Singapura 450 unit meski luas wilayah Indonesia hampir 3.000 kali lebih besar dari Singapura.
Di Asia Tenggara, jumlah tank yang dimiliki TNI AD hanya berada di posisi keempat setelah Vietnam 1.935 unit, Thailand 848 unit, Singapura 450 unit, dan Indonesia 350 unit.
Untuk Malaysia tidak disebutkan jumlah kepemilikan tank- nya namun yang jelas di bawah Indonesia. Untuk kemampuan dukung tank terhadap personel AD-nya, Singapura masih teratas sedangkan Indonesia di posisi keenam.
- Untuk kekuataan artileri yang dimiliki TNI AD jauh lebih banyak dari Singapura dengan jumlah mencapai 1.060 unit artileri yang digolongkan menjadi dua kategori jenis T dan Mortir. Keunggulan artileri Singapura adalah karena terdiri dari berbagai ragam artileri.
Di Asia Pasifik, dengan jumlah artileri sebanyak itu Indonesia hanya di posisi ke-13. Di negara Asia Tenggara, Indonesia di urutan ketiga setelah Vietnam (3.040 artileri) dan Thailand 2.473 artileri.
Dengan demikian kemampuan dan jumlah artileri yang dimiliki Malaysia berada di bawah ketiga negara ini.
- Di Asia Tenggara hanya ada tiga negara yang memiliki kapal selam yaitu Indonesia (2 unit SSK), Singapura (3 unit SSK), dan Vietnam (2 unit SSI). Malaysia tidak disebutkan memiliki kapal selam.
SSK adalah kapal yang dimiliki Indonesia dan Singapura yang dapat dikategorikan tactical submarine berjenis SSK (patrol submarine) dilengkapi anti submarine warfare (ASW). Sementara SSI adalah kapal selam tenaga diesel.
- Untuk kapal perang jenis PSC, di Asia Tenggara Indonesia teratas dengan jumlah PSC 29 unit disusul Thailand, Vietnam dengan 11 PSC, Malaysia 11 unit PSC, dan Singapura 6 unit PSC.
Namun untuk kapal perang jenis PCC, Malaysia berad di peringkat atas dengan 185 unit disusul Thailand 110 unit sementara Indonesia hanya 23 unit yang terdiri dari 11 buah bertipe kapal patroli biasa dilengkapi senjata kaliber 20 mm, 4 unit lainnya diklasifikasikan dalam kapal patroli cepat dilengkapi SSM, 4 unit kapal patroli dilengkapi torpedo anti-submarine, dan sisanya 4 unit kapal patroli biasa.
- Secara umum untuk total pesawat tempur TNI-AU berjumlah 247 unit, RSAF (Angkatan Udara) Singapura 153 unit. Meski lebih banyak namun 53 persen pesawat tempur TNI-AU itu dikategorikan fighter dibandingkan milik Singapura. Di Asia Tenggara, Indonesia terbanyak dimana posisi kedua Vietnam 204 unit pesawat fighter dan Thailand (posisi keempat) 87 unit pesawat.
Malaysia tidak disebutkan namun yang jelas di bawah dari keempat negara yang disebutkan di atas. Jenis pesawat fighter TNI-AU terdiri atas F-5, F-16, Sukhoi, Su-30, dan 2 unit Su-27, F-5, dan berbagai jenis lainnya.
- Untuk helikopter yang dimiliki TNI-AU hanya 38 unit terdiri atas dua jenis Assault dan Transport (tipe NAS-332L Super Puma serta NAS-330 Puma). Di Asia Tenggara, jumlah terbanyak helikopter dimiliki Singapura 110 unit, lalu AU Filipina 80 unit. Indonesia berada di peringkat ketujuh dari 10 negara Asia Tenggara. Malaysia tidak disebutkan apakah dibawah Indonesia atau diatasnya. (aco)
Penulis: hasanuddin_aco
Editor: widodo
www.tribunnews.com
RANKING TNI
militerinfo
by Daniel JP
Sebagai bangsa Indonesia kita mestinya bangga dengan TNI, karena apa ternyata Indonesia memperoleh peringkat yang luar biasa dalam bidang kemiliteran. Jadi sebenarnya tidak beralasan kalau kita meremehkan tentara nasional kita. Berikut ini data yang diambil oleh World Military Strengh Ranking. Menurutnya ranking ini dibuat menjadi 42 ranking dari seluruh kekuatan militer di seluruh dunia, lihat posisi militer Indonesia berada dimana? Posisi ke-14, hebat bukan??
Adapun penilaian rangkingnya sebagai berikut:
RANK 1. USA 21. SWEDEN
2. CHINA 22. GRECEE
3. RUSIA 23. CANADA
4. INDIA 24. SAUDI ARABIA
5. UK 25. UKRAINE
6. FRANCE 26. AUSTRALIA
7. GERMANY 27. SPAIN
8. BRAZIL 28. THAI
9. JAPAN 29. DENMARK
10. TURKEY 30. POLAND
11. ISRAEL 31. PHILIPINE
12. SOUTH KOREA 32. SOUTH AFRICA
13. ITALY 33. ARGENTINA
14. INDONESIA 34. SYRIA
15. PAKISTAN 35. NORWAY
16. TAIWAN 36. GEORGIA
17. EGYPT 37. IRAK
18. IRAN 38. VENEZUELA
19. MEXICO 39. LYBIA
20. NORTH KOREA 40. AFGHANISTAN
41. NEPAL
42. LEBANON
Adapun penilaian rangkingnya sebagai berikut:
Ranking 1-10 : Amerika Serikat (GFP nilai rumus 0,184) tetap menjadi pemimpin tak diragukan dalam daftar, menampilkan angkatan laut terbesar di dunia dan mendapat porsi uang terbesar ke dalam sistem pertahanan. Rumus kita melihat tepi keluar antara cina dan rusia tetapi di batasi hanya dengan margin tipis (0,241 versus 0,238 masing-masing) dengan kelebihan dalam tersedia tenaga kerja dan modal finansial. Perancis (0,636) dan Jerman (0,672) yang relatif sama untuk sebagian besar tapi rumus GFP memberikan sedikit tepi ke Perancis berkat sebuah kapal induk angkatan laut dan mampu serta akumulasi besar dalam anggaran pertahanan. Brasil (0,756) adalah yang paling kuat di negara Amerika Selatan pada daftar berkat tersedianya tenaga kerja dan angkatan laut yang mumpuni. Jepang (0,920) adalah sebuah kekuatan “tidur” yang menyelinap ke dalam peringkat sepuluh dengan angkatan laut yang baik, infrastruktur dan logistik yang kuat modal.
Yang termasuk kedalam rangking 1 sampai 10 adalah: Amerika Serikas (AS), Cina, Rusia, India, Inggris, Perancis, Jerman, Brasil, Jepang dan Turki.
Rangking 11-20: Formula kami menyediakan perbedaan yang baik antara Utara dan Korea Selatan, menempatkan baik Selatan depan berkat Utara infrastruktur yang lebih baik dan modal. Meksiko’s penempatan ini pada daftar tinggi menarik untuk dicatat – ini mencetak keseimbangan yang baik di seluruh papan di semua kategori utama. Israel akhirnya mendapatkan penempatan yang sesuai pada daftar tahun ini – yang baru keluar dari sepuluh – olahraga tanah yang kuat sama kuat tentara dengan pelatihan, peralatan modern dan pengalaman tempur baru-baru ini.
yang termasuk ke dalam rangking 11-20 adalah: Israel, Korea Selatan, Italia, Indonesia, Pakistan, Taiwan, Mesir, Iran , Mexico, Korea Utara.
Rangking 21-30: Tidak ada kejutan di sini. Koleksi dasar tentara modern pada umumnya sama dengan kekuatan.
yang termasuk ke dalam rangking 21-30 adalah: Swedia, Yunani, Kanada, Saudi Arabia, Ukraina, Australia, Spanyol, Thailand, Denmark, Polandia.
Rangking 31-42: Bagian bawah daftar fitur dua negara pembangunan kembali (Irak dan Afghanistan) serta dua “pemulihan” bangsa-bangsa (Georgia dan Libanon) bersama dengan kekuatan yang umumnya tinggal relatif tenang.
yang termasuk ke dalam rangking 31-42 adalah: Filipina, Afrika Selatan, Argentina, Siria, Norwegia, Georgia, Irak, Venezuela, Libya, Afganistan, Nepal dan LIbanon.
khusus untuk Indonesia Rinciannya seperti ini:
PERSONIL
Jumlah Penduduk: 237.512.352 [2008]
Penduduk Tersedia: 125.530.542 [2008]
Cocok untuk Militer Service: 104.496.911 [2008]
Mencapai Militer Annually Umur: 4.291.700 [2008]
Militer aktif Personil: 316.000 [2008]
Militer aktif Cadangan: 400.000 [2008]
Paramiliter aktif Unit: 207.000 [2008]
Jumlah Penduduk: 237.512.352 [2008]
Penduduk Tersedia: 125.530.542 [2008]
Cocok untuk Militer Service: 104.496.911 [2008]
Mencapai Militer Annually Umur: 4.291.700 [2008]
Militer aktif Personil: 316.000 [2008]
Militer aktif Cadangan: 400.000 [2008]
Paramiliter aktif Unit: 207.000 [2008]
ARMY
Total Land-Based Senjata: 2.122
Tank: 425 [2004]
Armored Personnel Carriers: 684 [2004]
Diderek Artileri: 293 [2004]
Self-meriam: 70 [2004]
Senjata anti-pesawat: 515 [2004]
Total Land-Based Senjata: 2.122
Tank: 425 [2004]
Armored Personnel Carriers: 684 [2004]
Diderek Artileri: 293 [2004]
Self-meriam: 70 [2004]
Senjata anti-pesawat: 515 [2004]
NAVY
Total Navy Ships: 111
Merchant Marine Strength: 971 [2008]
Mayor Pelabuhan dan pelabuhan: 10
Aircraft Carriers: 0 [2008]
Perusak: 0 [2008]
Kapal selam: 2 [2004]
Frigat: 15 [2004]
Patroli & Pantai Craft: 24 [2004]
Mine Warfare Craft: 12 [2004]
Amphibi Craft: 26 [2004]
Total Navy Ships: 111
Merchant Marine Strength: 971 [2008]
Mayor Pelabuhan dan pelabuhan: 10
Aircraft Carriers: 0 [2008]
Perusak: 0 [2008]
Kapal selam: 2 [2004]
Frigat: 15 [2004]
Patroli & Pantai Craft: 24 [2004]
Mine Warfare Craft: 12 [2004]
Amphibi Craft: 26 [2004]
AIR FORCE
Total Pesawat: 313 [2004]
Helikopter: 194 [2004]
Berguna Bandar udara: 652 [2007]
Total Pesawat: 313 [2004]
Helikopter: 194 [2004]
Berguna Bandar udara: 652 [2007]
KEUANGAN (Rp)
Pertahanan Budget: $ 4740000000 [2008]
Foreign Exch. & Gold: $ 56920000000 [2007]
Purchasing Power: $ 843.700.000 [2008]
Pertahanan Budget: $ 4740000000 [2008]
Foreign Exch. & Gold: $ 56920000000 [2007]
Purchasing Power: $ 843.700.000 [2008]
MINYAK
Minyak Produksi: 837.500 bbl / hari [2007]
Konsumsi Minyak: 1.100.000 bbl / hari [2006]
Cadangan Minyak yang Terbukti: 4430000000 bbl [2007]
Minyak Produksi: 837.500 bbl / hari [2007]
Konsumsi Minyak: 1.100.000 bbl / hari [2006]
Cadangan Minyak yang Terbukti: 4430000000 bbl [2007]
Logistik
Tenaga Kerja: 109.900.000 [2007]
Jalan raya: 391.009 km
Kereta Api: 6.458 km
Tenaga Kerja: 109.900.000 [2007]
Jalan raya: 391.009 km
Kereta Api: 6.458 km
Geografis
Waterways: 21.579 km
Pantai: 54.716 km
Square Tanah Luas: 1.919.440 km
Waterways: 21.579 km
Pantai: 54.716 km
Square Tanah Luas: 1.919.440 km
Sumber: World Military Strengh Ranking
Kamis, 18 November 2010
REKRUTMEN PRAJURIT TNI
REKRUTMEN PERSONIL TNI
65 tahun TNI sudah tumbuh berkembang sesuai dinamika Negara Indonesia.Kalau di ibaratkan manusia usia 65 tahun cukup matang makan asam garam kehidupan.Perubahan struktur organisasi,sistim perekrutan dan management dll.Adalah seorang saya “ kang Parta Legawa “yang berangan angan seandainya sistim rekrutmen personel TNI kita berani berubah dari sistim yang selama ini berlangsung.Sekarang sumber dari prajurit TNI melalui lembaga pendidikan :
1. Sekolah tamtama/bintara prajurit karir/berdasarkan prestasi tertentu contoh caba bola dll ( sumber masyarakat yang memenuhi syarat ) out put prajurit berpangkat tamtama/bintara.
2. Sekolah bintara/perwira regular ( sumber dari tamtama/bintara yang memenuhi syarat ) out put prajurit berpangkat bintara/perwira reguler
3. Sekolah perwira prajurit karir ( sumber masyarakat yang memenuhi syarat ) out put prajurit berpangkat perwira.
4. Akademi TNI ( sumber masyarakat yang memenuhi syarat ) out put prajurit berpangkat perwira.
Dengan demikian kita dapat mengelompokkan sumber sumber rekrutmen prajurit TNI di peroleh dari :
1. Tamtama hanya ada 1 sumber yaitu sekolah tamtama ( kondisi normal ).
2. Bintara ada 2 sumber yaitu sekolah bintara PK dan bintara regular ( kondisi normal ).
3. Perwira ada 3 sumber yaitu Akademi TNI,sekolah perwira regular,SEPA PK/sekolah perwira prajurit karir.
PERTANYAAN KANG PARTA :
Sama sama prajurit TNI berpangkat sersan dua, satu nya jebolan sekolah bintara regular dan satu lagi alumni sekolah bintara prajurit karir,samakah kualitas dan kemampuannya ?samakah pengalamannya ? dan masih banyak pertanyaan “ samakah samakah “ pertanyaan yang sama juga tentang prajurit berpangkat perwira yang di hasilkan dari 3 sumber Akademi TNI,SEPA PK,DIK PA REG.Ini tulisan bukan bermaksud merendahkan satu sama lain,sama sekali tidak.Kita bicara dalam kerangka TNI yang lebih komplek.
Dari tinjauan psikolkogis berdasarkan pengalaman biasanya prajurit TNI pada level dan pangkat yang sama,prajurit lulusan yang ber embel embel regular baik bintara atau perwira akan lebih mapan dan siap pakai.Ini kondisi pada umumnya tapi tidak selalu demikian,kita juga tidak menutup mata adanya prajurit TNI alumni sekolah regular yang tidak lebih siap pakai ketimbang dari prajurit karir.Kondisi lapangan adanya kecemburuan sosial yang kondisi prajurit sendiri tidak mungkin untuk berontak.Salah satu contoh si A dan si B sama sama lulusan SLTA ,si A dan si B suatu ketika menjadi anggota TNI .Si A menjadi prajurut TNI berpangkat sersan dua dan si B menjadi anggota tamtama,di akui atau tidak dalam hati si B akan timbul kecewa ketika ketemu temen lamanya yang bernama B. “ JANGKRIK “…..!!! sama sama SLTA nya kok aku jadi tamtama sedangkan si A jadi bintara.Nah kondisi demikian “ konflik batin internal “ kalau tidak di atur dengan cerdas,siapakah yang berani menjamin 10,20 tahun ke depan TNI akan lebih baik.Memang selama ini “ konflik batin internal “ yang di alami prajurit TNI tidak kelihatan secara frontal.Apakah kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap kedinasan si prajurit ber “ konflik internal “ ? Apakah kondisi ini akan di biarkan menjadi gunung es ? 2 prajurit berpangkat sersan dua dari alumni PK dan regular dari sisi umur jelas terpaut jauh.Sedangkan dalam militer urutan senioritas adalah pangkat,seorang sersan dua lulusan PK dia adalah seorang komandan regu,sementara dalam regu tersebut rata rata dari sisi umur pasti sersan dua sang danru umur nya jauh di bawah anggota regu nya.Danru lulusan PK berumur 20 tahun sementara sang kopral kepala anggota regu berumur 42 th,pincang betul kondisi seperti ini.Solidkah untuk perkembangan regu tersebut ? apakah dalam regu tersebut tidak ada konflik batin baik danru dan anggotanya ? Berjalankah regu tersebut ? 100 % berjalan regu tersebut saya yakin prajurit TNI kita loyalitas tak di ragukan ,regu berjalan sesuai komando.Apa kondisi seperti itu yang kita harapkan ? Saya pikir pembinaan personil TNI di samping pembinaan prajurit sebagai institusi juga perlu penyeimbang pembinaan azazi kemanusiaan.Kondisi seperti ini memang tidak mengemuka karena tidak signifikan dan urgent untuk di bahas,biasanya ini terjadi obrolan pagi di warung kopi yang tidak akan berimbas terhadap institusi TNI.Kang Parta sebagai saya pun hanya berangan angan,beranadai andai dan di tumpahkan dalam bentuk opini . Obrolan obrolan semacem ini yang menonjol hanya untuk tamtama dan bintara,untuk lulusan akademi kita mahfum. Jadi menurut saya sebagai kang parta TNI ke depan berani menerapkan sistim rekrutmen hanya ada 2 sumber :
1. Sekolah tamtama
2. Sekolah Perwira atau akademi TNI/sesuai kebutuhan.TNI bisa merekrut untuk di jadikan Perwira TNI dari lulusan strata 1/D 3 dari berbagai disiplin ilmu.
Dengan demikian TNI meminimalkan konflik internal yang kita urai di atas.Kita sering mendengar pameo yang cukup legendaris bahwa “ KOPRAL GAK BISA NGATUR JUGA SUSAH DI ATUR “ apa artinya ini semua ? Kalau kita urut ke belakang ada kaitanya dengan sistim perekrutan personil TNI selama ini.Kita kembali ke regu lagi sang kopral kepala yang menjadi anggota regu dan komandan regu nya dari sisi umur dan pengalaman dinas nya di anggap kurang dari diri sang kopral,dalam tanda kutip sang kopral merasa ada 1 sisi lebih dari danru nya maka timbulnya respek sang kopral tidak 100 % kepada sang danru.Demikian juga danru aka nada beban psikologis memimpin regu yang anggotanya lebih senior di bidang pengalaman dan umur.STOP…!!! jangan biarkan kondisi ini berlarut.Konflik konflik ini harus di tata dengan bijak oleh para jendral laksamana marsekal “ management by conflict “ bener pa ngawur saya nulis ?Harapan kang Parta ke depan rekrutmen betul betul di mulai dari prajurit dua dan letnan dua untuk golongan perwira,dengan demikian pameo “KOPRAL GAK BISA NGATUR JUGA SUSAH DI ATUR “ akan terkikis.Karena setiap danru sudah pernah dan mengalami jadi kopral,dan kopral tersebut akan lebih respek terhadap danru karena merasa satu bunda kandung dan danru pasti segalanya lebih senior.Jika sistim rekrutmen prajurit TNI hanya dari 2 pintu tentunya tamtama senior segera di bintara regulerkan dan hentikan rekrutmen dari masyarakat umum untuk di didik jadi bintara PK.Wacana ini akan saya sampaikan ke menteri perdagangan untuk segera di bahas,jika DEPERINDAG betul betul membahas wacana ini saya yakin akan segera terwujud karena institusi TNI akan mengambil alih lebih cepat dari pada di bahas di DEPERINDAG dan khawatir akan menjadi prajurit TNI yang ekonom bukan nasionalis sejati,Bravo TNI selamat ulang tahun ke 65.
Rabu, 17 November 2010
ABA-ABA BARIS BERBARIS
Marching Orders : Aba-Aba Baris Berbaris
( http://www.blog.depohar50.info )
Attention : siap gerak
Dress right, dress : lencang kanan gerak
At close interval, dress right dress : setengah lengan, lencang kanan gerak
Cover : lencang depan, gerak
Eyes front : tegak, gerak
At ease : istirahat di tempat, gerak
Salute up : hormat gerak
Salute down : tegak gerak
About face : balik kanan gerak
Forward, march : maju, jalan!
Two steps to the right, march : dua langkah ke kanan, jalan
Two steps to the left, mach : dua langkah ke kiri, jalan
REPORTS : PELAPORAN
To the Commander of X, Solute up : Kepada Komandan X, hormat gerak
To the officer-in-charge, solute up : Kepada perwira pengawas, hormat gerak
LAPORAN (tidak lengkap)
Mom / Sir, Master T Radar Intensive English Course
Total : 30
Present : 28
Absent : 2
Remarks : 1 sick, 1 comes late
Back to your post : kembali ke tempat
Yes Mom / Sir, about face : Kembali ke tempat, balik kanan gerak
Report to the Platoon Leader
Duty student : (solute) Sir / Mom, ready to record the staff’s / student presence
Platoon Leader : Total : 30
Present : 28
Remarks : 2 on duty
Duty officer : Recording finished
Platoon Leader : Continue the tasks / Back to your post
Duty Student : Yes Sir / Mom (Salute)
Report to the Commander
Duty student : Roll call preparation!!!
Duty Student : (Solute) Sir / Mom, 50 Staff & Students ready for morning / afternoon Roll call
Commander : Take your post
Duty Student : Yes Sir / Mom (without salute)
After Roll Call
Duty Student : Morning / Afternoon Roll call is over
Commander : Dismiss!!!
Duty student : Yes Sir / Mom (Salute)
Other Orders
Fall in : berkumpul
Dismiss : bubar jalan
Left Shoulder Arms : pundak kiri senjata
Right Shoulder Arms : Pundak kanan senjata
Present Arms : Hormat senjata (Pakai senjata)
Present Arms : Hormat pedang (Pakai pedang)
At ease : istirahat di tempat
Right face : Hadap kanan
Left face : Hadap kiri
Right flank, march : Hadap kanan, jalan
Left flank, march : Hadap kiri, jalan
Column right, march : Belok kanan, jalan
Column left, march : Belok kiri, jalan
Right Oblique, march : Hadap serong kanan
Left Oblique, march : Hadap serong kiri
Eyes….right : Hormat kanan gerak
Halt : Henti gerak
Open fire : Tembak!
Stand still : Berdiri tegak saat penaikan bendera
Mark time, mark : Jalan di tempat, gerak
Sumber : Buku diklat Kemhan
( http://www.blog.depohar50.info )
Attention : siap gerak
Dress right, dress : lencang kanan gerak
At close interval, dress right dress : setengah lengan, lencang kanan gerak
Cover : lencang depan, gerak
Eyes front : tegak, gerak
At ease : istirahat di tempat, gerak
Salute up : hormat gerak
Salute down : tegak gerak
About face : balik kanan gerak
Forward, march : maju, jalan!
Two steps to the right, march : dua langkah ke kanan, jalan
Two steps to the left, mach : dua langkah ke kiri, jalan
REPORTS : PELAPORAN
To the Commander of X, Solute up : Kepada Komandan X, hormat gerak
To the officer-in-charge, solute up : Kepada perwira pengawas, hormat gerak
LAPORAN (tidak lengkap)
Mom / Sir, Master T Radar Intensive English Course
Total : 30
Present : 28
Absent : 2
Remarks : 1 sick, 1 comes late
Back to your post : kembali ke tempat
Yes Mom / Sir, about face : Kembali ke tempat, balik kanan gerak
Report to the Platoon Leader
Duty student : (solute) Sir / Mom, ready to record the staff’s / student presence
Platoon Leader : Total : 30
Present : 28
Remarks : 2 on duty
Duty officer : Recording finished
Platoon Leader : Continue the tasks / Back to your post
Duty Student : Yes Sir / Mom (Salute)
Report to the Commander
Duty student : Roll call preparation!!!
Duty Student : (Solute) Sir / Mom, 50 Staff & Students ready for morning / afternoon Roll call
Commander : Take your post
Duty Student : Yes Sir / Mom (without salute)
After Roll Call
Duty Student : Morning / Afternoon Roll call is over
Commander : Dismiss!!!
Duty student : Yes Sir / Mom (Salute)
Other Orders
Fall in : berkumpul
Dismiss : bubar jalan
Left Shoulder Arms : pundak kiri senjata
Right Shoulder Arms : Pundak kanan senjata
Present Arms : Hormat senjata (Pakai senjata)
Present Arms : Hormat pedang (Pakai pedang)
At ease : istirahat di tempat
Right face : Hadap kanan
Left face : Hadap kiri
Right flank, march : Hadap kanan, jalan
Left flank, march : Hadap kiri, jalan
Column right, march : Belok kanan, jalan
Column left, march : Belok kiri, jalan
Right Oblique, march : Hadap serong kanan
Left Oblique, march : Hadap serong kiri
Eyes….right : Hormat kanan gerak
Halt : Henti gerak
Open fire : Tembak!
Stand still : Berdiri tegak saat penaikan bendera
Mark time, mark : Jalan di tempat, gerak
Sumber : Buku diklat Kemhan
Selasa, 16 November 2010
TANDA JASA/KEHORMATAN RI
Tanda Jasa/Tanda Kehormatan Negara Republik Indonesia
Di Indonesia terdapat berbagai tanda penghormatan atas jasa yang dilakukan oleh seseorang kepada negara Indonesia. Tanda kehormatan tersebut dapat kita bedakan menjadi tiga jenis yaitu bintang, satya lencana dan samkaryanugraha.
A. Tanda Jasa / Tanda Kehormatan Bintang
1. Bintang Republik Indonesia
Diberikan kepada orang yang sangat luar biasa berjasa kepada keutuhan, kelangsungan dan kejayaan negara indonesia.
2. Bintang Maha Putra
Diberikan kepada orang yang berjasa kepada nusa dan bangsa dari luar militer.
3. Bintang Jasa
Diberikan kepada Warga Negara Indonesia / WNI yang memiliki jasa yang besar bagi nusa dan bangsa.
4. Bintang Dharma
Adalah tanda penghormatan yang diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang memberikan sumbangsih jasa bhakti yang lebih besar daripada kewajiban tugasnya.
5. Bintang Sakti
Adalah merupakan tanda jasa yang diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang memiliki keberanian dan tekad yang bulat dalam melaksanakan kewajibannya di TNI.
6. Bintang Garuda
Adalah tanda bintang yang diberikan kepada anggota TNI-AU / angkatan udara yang berjasa pada perang demi membela kemerdekaan sekita tahun 1945 sampai dengan 1949.
7. Bintang Gerilya
Diberikan kepada warga negata yang memiliki jasa dalam berperang membela kemerdekaan negara pada agresi militer belanda I dan II.
8. Bintang Bhayangkara
Adalah tanda bintang yang diberikan kepada anggota Polisi POLRI yang memiliki keberanian, kebijaksann dan tabah dalam menjalankan tugas yang diberikan.
9. Bintang Sewindu ABRI
Adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang setia, sungguh-sungguh, serta memiliki budi pekerti yang baik dalam menjalankan tugas selama satu windu / sewindu.
B. Satya Lencana
1. SatyaLencana Bhakti
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang luka akibat perang dengan musuh.
2. SatyaLencana Teladan
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berkelakuan baik, serius dan setia menjalankan tugas negara. Oleh organisasi.org.
3. SatyaLencana Kesetiaan
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang telah setia dan sungguh-sungguh berdinas terus menerus selama 8, 16 atau 24 tahun.
4. SatyaLencana Saptamarga
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berjasa pada pemberantasan pemberontakan “Pemerintah Revolusioner Republk Indonesia”.
5. SatyaLencana Peristiwa
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang turut serta berperan aktif dalam menjaga kedaulatan negara terhadap musuh bersenjata pada peristiwa-peristiwa tertentu.
6. SatyaLencana GOM I
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Madiun Tahun 1948.
7. SatyaLencana GOM II
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Apra Tahun 1950.
8. SatyaLencana GOM III
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa RMS tahun 1950.
9. SatyaLencana GOM IV
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Sulawesi Selatan / Sulsel Tahun 1952.
10. SatyaLencana GOM V
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Jawa Barat pada tahun 1949.
11. SatyaLencana GOM VI
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Jawa Tengah tahun 1949.
12. SatyaLencana GOM VII
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Aceh tahun 1953.
13. SatyaLencana Dharma Pala
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang membantu menumpas pemberontakan Gerombolan Tjina Komunis / GTK di Kalimantan.
14. SatyaLencana Perintis Pergerakan Kemerdekaan
Diberikan kepada rakyat yang menjadi perintis atau pimpinan pergerakan untuk menyadarkan kesadaran kebangsaan mengusir dan menentang penjajah.
15. SatyaLencana Pembangunan
Diberikan kepada warga indonesia yang memiliki jasa besar dalam pembangunan negara dan masyarakat.
16. SatyaLencana Kebudayaan
Diberikan kepada warga negara yang berjasa besar terhadap bidang budaya.
17. SatyaLencana Kebaktian Sosial
Diberikan kepada warga negara indonesia yang berjasa besar terhadap bidang peri kemanusiaan.
18. SatyaLencana Keamanan
Diberikan kepada warga negara indonesia non TNI ABRI / POLRI yang berjasa besar terhadap bidang keamanan negara.
19. SatyaLencana Wira Karya
Diberikan kepada warga negara teladan indonesia yang telah memberikan sumbangsih darma bakti kepada nusa dan bangsa.
20. SatyaLencana Satya Dharma
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang aktif dalam perjuangan pembebasan Irian Barat selama 2 bulan berturut-turut.
21. SatyaLencana Wira Dharma
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang aktif dalam konfrontasi dengan malaysia selama 2 bulan berturut-turut.
22. SatyaLencana Yuda Tama
Diberikan kepada anggota Korps Komando Angkatan Laut yang memberikan jasa besar dalam bertugas dan menjayakan AL RI.
23. SatyaLencana Dwidya Sistha
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang memiliki kesetiaan dan prestasi dalam bertugas sebagai guru atau instruktur pada lembaga pendidikan TNI ABRI.
24. SatyaLencana Dwidya Sistha
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang aktif dalam perjuangan pembebasan Irian Barat 2 bulan berturut-turut.
25. SatyaLencana Penegak
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang membantu menumpas G-30-S PKI dalam tenggat waktu tertentu.
26. SatyaLencana Yana Utama
Diberikan kepada anggota Polisi / POLRI yang melaksanakan tugas kepolisian dengan baik serta aktif dalam pembinaan usaha kepolisian.
27. SatyaLencana Ksatrya Tamtama
Diberikan kepada anggota Polisi / POLRI yang berjasa dalam tugas serta memenuhi syarat berani, taat dan bijaksana.
28. SatyaLencana Karya Bhakti
Diberikan kepada anggota Polisi / POLRI yang aktif berperan serta dalam peristiwa / kejadian demi kemajuan
29. SatyaLencana Dasa Warsa
Diberikan kepada anggota Polisi / POLRI yang aktif selama 10 tahun sejak 29 September 1045.
30. SatyaLencana Prasetya Panca Warsa
Diberikan kepada anggota Polisi / POLRI yang telah melakukan dinas selama 5 tahun berturut-turut serta bijaksana dan setia.
31. SatyaLencana Karya Satya
Diberikan kepada anggota Pegawai Negeri Sipil / PNS rajin bekerja selama masa tugas 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.
Sumber : Sekneg.co.id
Tambahan :
- Tanda bintang umumnya berbentuk persegi tiga atau lebih. Diadakan dengan mengajukan melalui UU / Undang-Undang. Penerima terikat dengan kode kehormatan yang ketat.
- Tanda kehormatan satya lencana diadakan melalui Indang-Undang / UU dengan kode kehormatan yang ringan serta berbentuk persegi atau bulat.
Di Indonesia terdapat berbagai tanda penghormatan atas jasa yang dilakukan oleh seseorang kepada negara Indonesia. Tanda kehormatan tersebut dapat kita bedakan menjadi tiga jenis yaitu bintang, satya lencana dan samkaryanugraha.
A. Tanda Jasa / Tanda Kehormatan Bintang
1. Bintang Republik Indonesia
Diberikan kepada orang yang sangat luar biasa berjasa kepada keutuhan, kelangsungan dan kejayaan negara indonesia.
2. Bintang Maha Putra
Diberikan kepada orang yang berjasa kepada nusa dan bangsa dari luar militer.
3. Bintang Jasa
Diberikan kepada Warga Negara Indonesia / WNI yang memiliki jasa yang besar bagi nusa dan bangsa.
4. Bintang Dharma
Adalah tanda penghormatan yang diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang memberikan sumbangsih jasa bhakti yang lebih besar daripada kewajiban tugasnya.
5. Bintang Sakti
Adalah merupakan tanda jasa yang diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang memiliki keberanian dan tekad yang bulat dalam melaksanakan kewajibannya di TNI.
6. Bintang Garuda
Adalah tanda bintang yang diberikan kepada anggota TNI-AU / angkatan udara yang berjasa pada perang demi membela kemerdekaan sekita tahun 1945 sampai dengan 1949.
7. Bintang Gerilya
Diberikan kepada warga negata yang memiliki jasa dalam berperang membela kemerdekaan negara pada agresi militer belanda I dan II.
8. Bintang Bhayangkara
Adalah tanda bintang yang diberikan kepada anggota Polisi POLRI yang memiliki keberanian, kebijaksann dan tabah dalam menjalankan tugas yang diberikan.
9. Bintang Sewindu ABRI
Adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang setia, sungguh-sungguh, serta memiliki budi pekerti yang baik dalam menjalankan tugas selama satu windu / sewindu.
B. Satya Lencana
1. SatyaLencana Bhakti
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang luka akibat perang dengan musuh.
2. SatyaLencana Teladan
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berkelakuan baik, serius dan setia menjalankan tugas negara. Oleh organisasi.org.
3. SatyaLencana Kesetiaan
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang telah setia dan sungguh-sungguh berdinas terus menerus selama 8, 16 atau 24 tahun.
4. SatyaLencana Saptamarga
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berjasa pada pemberantasan pemberontakan “Pemerintah Revolusioner Republk Indonesia”.
5. SatyaLencana Peristiwa
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang turut serta berperan aktif dalam menjaga kedaulatan negara terhadap musuh bersenjata pada peristiwa-peristiwa tertentu.
6. SatyaLencana GOM I
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Madiun Tahun 1948.
7. SatyaLencana GOM II
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Apra Tahun 1950.
8. SatyaLencana GOM III
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa RMS tahun 1950.
9. SatyaLencana GOM IV
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Sulawesi Selatan / Sulsel Tahun 1952.
10. SatyaLencana GOM V
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Jawa Barat pada tahun 1949.
11. SatyaLencana GOM VI
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Jawa Tengah tahun 1949.
12. SatyaLencana GOM VII
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang berperan serta dalam Gerakan Operasi Militer peristiwa Aceh tahun 1953.
13. SatyaLencana Dharma Pala
Diberikan kepada anggota prajurit TNI / ABRI yang membantu menumpas pemberontakan Gerombolan Tjina Komunis / GTK di Kalimantan.
14. SatyaLencana Perintis Pergerakan Kemerdekaan
Diberikan kepada rakyat yang menjadi perintis atau pimpinan pergerakan untuk menyadarkan kesadaran kebangsaan mengusir dan menentang penjajah.
15. SatyaLencana Pembangunan
Diberikan kepada warga indonesia yang memiliki jasa besar dalam pembangunan negara dan masyarakat.
16. SatyaLencana Kebudayaan
Diberikan kepada warga negara yang berjasa besar terhadap bidang budaya.
17. SatyaLencana Kebaktian Sosial
Diberikan kepada warga negara indonesia yang berjasa besar terhadap bidang peri kemanusiaan.
18. SatyaLencana Keamanan
Diberikan kepada warga negara indonesia non TNI ABRI / POLRI yang berjasa besar terhadap bidang keamanan negara.
19. SatyaLencana Wira Karya
Diberikan kepada warga negara teladan indonesia yang telah memberikan sumbangsih darma bakti kepada nusa dan bangsa.
20. SatyaLencana Satya Dharma
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang aktif dalam perjuangan pembebasan Irian Barat selama 2 bulan berturut-turut.
21. SatyaLencana Wira Dharma
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang aktif dalam konfrontasi dengan malaysia selama 2 bulan berturut-turut.
22. SatyaLencana Yuda Tama
Diberikan kepada anggota Korps Komando Angkatan Laut yang memberikan jasa besar dalam bertugas dan menjayakan AL RI.
23. SatyaLencana Dwidya Sistha
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang memiliki kesetiaan dan prestasi dalam bertugas sebagai guru atau instruktur pada lembaga pendidikan TNI ABRI.
24. SatyaLencana Dwidya Sistha
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang aktif dalam perjuangan pembebasan Irian Barat 2 bulan berturut-turut.
25. SatyaLencana Penegak
Diberikan kepada anggota TNI / ABRI yang membantu menumpas G-30-S PKI dalam tenggat waktu tertentu.
26. SatyaLencana Yana Utama
Diberikan kepada anggota Polisi / POLRI yang melaksanakan tugas kepolisian dengan baik serta aktif dalam pembinaan usaha kepolisian.
27. SatyaLencana Ksatrya Tamtama
Diberikan kepada anggota Polisi / POLRI yang berjasa dalam tugas serta memenuhi syarat berani, taat dan bijaksana.
28. SatyaLencana Karya Bhakti
Diberikan kepada anggota Polisi / POLRI yang aktif berperan serta dalam peristiwa / kejadian demi kemajuan
29. SatyaLencana Dasa Warsa
Diberikan kepada anggota Polisi / POLRI yang aktif selama 10 tahun sejak 29 September 1045.
30. SatyaLencana Prasetya Panca Warsa
Diberikan kepada anggota Polisi / POLRI yang telah melakukan dinas selama 5 tahun berturut-turut serta bijaksana dan setia.
31. SatyaLencana Karya Satya
Diberikan kepada anggota Pegawai Negeri Sipil / PNS rajin bekerja selama masa tugas 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.
Sumber : Sekneg.co.id
Tambahan :
- Tanda bintang umumnya berbentuk persegi tiga atau lebih. Diadakan dengan mengajukan melalui UU / Undang-Undang. Penerima terikat dengan kode kehormatan yang ketat.
- Tanda kehormatan satya lencana diadakan melalui Indang-Undang / UU dengan kode kehormatan yang ringan serta berbentuk persegi atau bulat.
Langganan:
Postingan (Atom)

